akbar sulaiman karib


Tentang Aku

Siapakah Aku…??

Terlahir dari anak terakhir dari 4 bersaudara laki-laki..kemudian lazimnya semua cipataanNya, aku awalnya diberi nama Nur Akbar, dengan panggilan singkat sehari-hari di lingkungan keluarga dengan panggilan “ABA”, sapaan yg akrab diberikan oleh langganan Toko sembako Ibunda tercinta yg memberi nama itu..kemudian sewaktu menyelesaikan pendidikan dasarku namakupun diubah oleh Ayahku yang mungkin mengharapkan anaknya tidak hanya punya arti sebagai cahaya yang besar tapi Aku diharapkannya menjadi orang yang “BESAR” jadilah namaku menjadi “AKBAR” dengan diikuti identitas nama Ayahku “SULAIMAN KARIB”..

Kemudian Aku melanjutkan studiku ke Pesantren, yang memang sedari dulu waktu aku masih kelas 6 bercita-cita mengikuti jejak 3 saudaraku yang telah lebih dahulu sudah mondok di Pesantren.Persisnya Tahun ‘91 Aku sudah terdaftar sebagai santri di Pesantren Modern Datok Sulaiman Palopo. Aku harus memaklumi keinginan orang tuaku yang mengharapkan anak-anaknya menjadi anak yang Shaleh ditambah lagi Ibuku hanya seorang diri (single parent) yang harus mendidik 4 anaknya karena sehari-harinya Ayahku tinggal dengan Istri pertamanya, sehingga untuk meringankan beban itu, setelah tamat SD kami semuanya dimasukkan di Pondok..toh juga kami tidak keberatan dengan rencana orang tuaku hingga tahun ‘94 Aku harus mengambil keputusan melanjutkan studiku di SMU 1 Palopo, memang awalnya berat untuk meninggalkan pondokan yang telah memberi banyak kenangan, yang kalo Aku tuliskan ditulisan ini bisa para pembaca jadi boring untuk membacanya, Yaah, harus Aku akui tidak semua sisi kehidupan kita harus diketahui oleh orang lain..

Tahun ‘94 Aku sudah tercatat sebagai Siswa di SMUN 1 Palopo,dengan suasana yang baru, teman baru,sekolah baru, dan ehem ehem, pembaca aku malu mau mengatakannya. ngerti ajalah yah..Alhamdulillah dengan penuh perjuangan akhirnya Aku telah menyelesaikan pendidikanku hingga tahun 1997, saya sudah harus siap menyandang gelar “MAHA” yang sebelumnya selama 12 tahun sebagai SISWA. Dulunya aku tidak membayangkan kalo Aku bisa juga masuk di PTN dan berkat dorongan dan doa Orang tuaku harapan itupun terwujud hingga aku menjadi Sarjana Teknik Mesin Universitas Hasanuddin.

Bersambung…….

Comments Off